Alami Gizi Buruk, Bocah di Arga Makmur Butuh Uluran Tangan
Kondisi memprihatinkan ini dialami anak dari Sopian dan Elimarni ini telah terjadi sejak berumur enam Tahun.
Diceritakan oleh orang tua Noprian awalnya tumbuh normal seperti anak-anak pada umumnya. Namun saat duduk dikelas satu Sekolah Dasar, putranya sering mengalami demam hingga puncaknya Noprian tidak bisa melanjutkan sekolah. “Pada awalnya sering demam, namun lama kelamaan kondisinya kian memburuk” kata Sopian.
Pria pekerja serabutan ini mengatakan, kondisi anaknya semakin parah terjadi sejak dua bulan yang lalu. Berat badan putranya saat ini pun hanya 10 kilogram.
Meski telah beberapa kali dibawa ke rumah sakit namun hingga saat ini belum ada perubahan.
”Sudah beberapa kali dibawa ke Rumah Sakit, kata dokter Noprian mengidap gizi buruk, “ sampainya.
Sopian berharap adanya perhatian dari pemerintah agar anaknya bisa diobati secara maksimal, mengingat ia merupakan keluarga yang kurang mampu.
“Sejauh ini belum ada bantuan dari pemerintah, saya berharap Noprian bisa sehat seperti semula,” harap Sopian.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Utara Samsul Ma’arif mengatakan, Noprian sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit setempat.
Anak tersebut merupakan pasien dengan indikasi gejala sakit gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan ini mengakibatkan selalu buang air besar usai makan. Selama penyakit saluran pencernaan belum sembuh, maka tumbuh kembang badan anak tersebut akan terhambat.
Lanjutnya, harus ditangani oleh spesialis anak atau penyakit dalam,. Kalo sakitnya kambuh lagi, segera bawa ke PKM Perumnas, dirujuk ke spesialis RSUD Arga Makmur. Keluarga Noprian sudah memiliki JKN KIS PBI,” kata Kadinkes.
Editor : Muldianto
Pewarta : Satrio
- 250053 views