Syahrul Alim: Blitar Harus Jadi Penjaga Nilai Kemanusiaan ala KAA
Blitar, Siberspace.id – Ketua DPRD Kota Blitar dr. Syahrul Alim mengajak seluruh warga untuk menyalakan kembali semangat dan nilai luhur Konferensi Asia Afrika (K.A.A) sebagai wujud komitmen terhadap perjuangan kemanusiaan dan anti-penindasan, Sabtu 1 November 2025.
Ajakan itu disampaikan Syahrul menyusul penetapan Kota Blitar sebagai kota kehormatan dalam peringatan ke-70 tahun KAA.
Menurutnya momentum ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral bagi warga Bumi Bung Karno untuk menjaga warisan perjuangan dunia.
“ Dari kota tempat Bung Karno dimakamkan, Blitar mengukuhkan perannya sebagai penjaga nilai kemanusiaan dan keadilan dunia,” ujar Syahrul Alim, politisi dari Fraksi PDI Perjuangan, Sabtu, (1/11).
Syahrul menegaskan, semangat K.A.A bukan sekadar bagian dari sejarah, melainkan energi yang harus terus dijaga dan dihidupkan.
Dirinya menilai, nilai-nilai solidaritas dan persaudaraan bangsa-bangsa Asia Afrika tetap relevan hingga kini, terutama di tengah kondisi global yang masih diliputi konflik dan ketimpangan.
“ Konferensi Asia Afrika dulu mempertemukan negara-negara yang ketika itu banyak tertindas. Spiritnya adalah solidaritas untuk melawan penindasan dalam bentuk apa pun,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Syahrul juga menyoroti perjuangan rakyat Palestina yang masih memperjuangkan kemerdekaannya.
Pihaknya mengajak seluruh warga Blitar untuk tetap memberikan dukungan moral dan spiritual terhadap perjuangan tersebut.
“ Bangsa Indonesia harus tetap memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina secara menyeluruh. Kalau tidak bisa dengan bantuan material, setidaknya dengan doa dan dukungan moral,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua DPRD Kota Blitar ini menyebut bahwa menjaga marwah Bung Karno dan semangat K.A.A merupakan bagian dari memperkuat karakter kebangsaan. Bung Karno bukan hanya milik Indonesia, tetapi juga simbol perjuangan dunia melawan penindasan.
Syahrul Alim juga menyampaikan rasa bangganya atas suksesnya peringatan KAA ke-70 di Kota Blitar. Menurutnya, kehadiran berbagai tokoh nasional dan tamu mancanegara menjadi bukti bahwa Blitar memiliki daya tarik dan pengaruh di tingkat global.
“ Ini kebanggaan bagi kita semua. Banyak tokoh dari berbagai negara datang ke Blitar untuk mengenang 70 tahun KAA. Artinya, Blitar punya daya tarik global dan tetap relevan dalam perjuangan kemanusiaan dunia,” ujarnya.
Dengan semangat tersebut, Syahrul berharap agar seluruh warga Kota Blitar terus meneladani nilai perjuangan Bung Karno dan menghidupkan kembali spirit KAA dalam kehidupan sehari-hari — sebagai bentuk nyata dari semangat persaudaraan dan kemerdekaan. (ADV)
- 250079 views