Intip Oknum Guru Bengkulu Selatan Viral Sedang Berduaan di Hotel
Bengkulu, Siberspace.id - Terhitung sejak Jumat (7/4) masyarakat di Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten BS sempat heboh. Hal ini pascaberedarnya sebuah video penggerebekan dua orang lawan jenis yang tengah berdua di salah satu kamar hotel di Kota Bengkulu.
Diketahui, pria yang diduga berinisial AS itu sedang berselingkuh dengan seorang perempuan yang merupakan istri sah pria lain. Sedangkan AS diketahui merupakan oknum Kepala SDN di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) BS.
AS digerebek saat berada di kamar salah satu hotel di Kota Bengkulu. Saat itu, posisi AS sedang bertelanjang dada. Penggerebekan itu dilakukan pria berinisial FI yang diketahui merupakan suami sah dari sang perempuan. Video berdurasi 18 detik itu kemudian viral di media sosial (Medsos).
Untuk memastikan kebenaran video yang telah mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten BS tersebut. Wartawan Radar Kaur (RKa) mencoba menghubungi Kadis Dikbud BS Novianto, S.Sos selaku OPD teknis pendidikan. Saat dikonfirmasi, Novianto menyebut jika pihaknya telah mengetahui video tersebut. Apalagi, video itu sebelumnya telah menyebar luas di jejaring Medsos.
Namun demikian, Novianto mengaku belum bisa memastikan kebenaran orang yang ada di dalam video tersebut. Termasuk oknum Kepsek yang berinisial AS juga belum bisa ia pastikan. Mengingat, hingga saat ini dirinya belum mengetahui secara pasti informasi yang telah menghebohkan jagat maya di Provinsi Bengkulu tersebut.
“Belum tahu, belum jelas itu siapa. Intinya kami belum dapat memastikan (orang dalam video, red) guru atau kepala sekolah di Bengkulu Selatan,” ucap Novianto.
Lanjut Kadis, pihaknya tidak bisa menuduh atau menerima keterangan dari sebelah pihak tanpa memastikan kebenaran berita tersebut. Untuk itu, agar dapat memastikan kebenaran informasi itu, hari ini Senin (10/4). Pihaknya akan melakukan pemeriksaan khusus ke seluruh guru atau di Kabupaten BS. Pemeriksaan tersebut tidak lain untuk memastikan kebenaran berita yang telah beredar tersebut.
“Meng just orang kita tidak boleh, menyampai informasi dari sebelah pihak juga tidak boleh. Saya pastikan akan periksa absen Kepsek Bengkulu Selatan,” tutup Kadis. (TDT)
- 250142 views