Kabupaten Bengkulu Selatan Raih Juara II Penanganan Stunting, Wakil Bupati : Ini adalah berkat kerjasama yang solid seluruh OPD yang bersangkutan
Manna, Siberspace.id - Dalam upaya pelaksanaan 8 (delapan) aksi konvergensi percepatan penurunan stunting Provinsi Bengkulu tahun 2022, salah satunya adalah dengan pelaksanaan koordinasi dan penilaian kinerja Kabupaten/Kota. Ini dilakukan dalam realisasi kedelapan aksi pencegahan dan penanggulangan stunting yang terintegrasi, Rabu (1/6/2022).

Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Rifa’i Tajuddin yang sekaligus adalah Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Bengkulu Selatan mendapatakan juara II penanganan stunting. Ini adalah berkat kerjasama yang solid seluruh OPD yang bersangkutan.
“Banyak cara yang sudah kita lakukan. Diantaranya adalah dengan melaksanakan Program Paten Terpadu, SILUKAN (Selalu Makan Ikan), Kios Sekundang, JSPS (Jemput Sakit Pulang Sehat), Bujian Dusun, Gentayangan dan Budikang. Semoga pada tahun 2030 Stunting yang ada di Bengkulu Selatan bisa zero,”harap Rifai Tajuddin.
Peran serta pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam percepatan penurunan angka statistik kekerdilan pada anak ini adalah dengan kolaborasi dan sinergitas dari semua stakeholder terkait program dan kegiatan dalam upaya pemberantasan stunting di Bumi Sekundang Setungguan.
Walaupun Bengkulu Selatan mendapatkan juara II dalam penanganan stunting,diharapkan kekompakan seluruh OPD dalam pencegahan stunting harus tetap berlanjut. Apalagi saat ini pihaknya sudah mengimbau seluruh Pemerintah Desa untuk menganggarkan dalam pencegahan stunting.
“Bukan itu saja, kita sudah memfasilitasi Pemerintah Desa dengan menyediakan perawat dan bidan desa yang nantinya diharapkan mereka bisa melakukan sosialisasi kepada Pasangan Suami Istri (Pasutri). Terkhusus untuk calon ibu untuk tetap menjaga kesehatan ibu dan anaknya. Mulai dari kandungan sampai melahirkan dan 1000 hari kehidupan,”pungkas Rifai. (Adv)
- 270537 views