Populasi Nyamuk Meningkat, Dinkes Kota Bengkulu Minimalisirkan Penggunaan Fogging
Bengkulu, Siberspace.id -- Memasuki musim penghujan, masyarakat Bengkulu keluhkan banyaknya populasi nyamuk. Sabtu (25/11/2023)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, mencatat periode Januari hingga November 2023. 36 orang yang tersebar di sejumlah wilayah di Kota Bengkulu terjangkit penyakit DBD.
Karena hal ini Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani mengatakan akan meminimalisir penggunaan fogging untuk membasmi jentik nyamuk. Sebab cairan yang digunakan terdapat zat-zat yang berbahaya untuk masyarakat dan lingkungan.
"Fogging itu sebenarnya tidak disarankan lagi, karena banyak bahayanya. Sebab yang keluar dari mesin fogging bukan hanya sekedar obat untuk membunuh jentik nyamuk tapi juga zat-zat yang berbahaya seperti solar dan lainnya," katanya
Lanjutnya, alat fogging menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang menyebabkan tanaman mati. Dan menimbulkan iritasi bagi manusia jika terkena kulit.
"Kita meminimalisir penggunaan fogging dan sebelum dilakukan, Dinkes akan berkoordinasi dengan kelurahan apakah lingkungan sekitar menyetujui dilakukan fogging atau tidak, barulah akan dilakukan," tutupnya.
Reporter : Edoin
Editor : Muldianto
- 250089 views