Skip to main content

Tingkatkan Kualitas Moral Pelajar, Pemkab Asahan Gelar Pesantren Kilat Ramadhan 2026

Siberspace.id - Mengawali momentum bulan suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan program Pesantren Kilat Ramadhan 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Agenda tahunan ini dipusatkan di Kompleks Sekolah Swasta Darussalam Islamic School, Kisaran, pada Sabtu (07/03).

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., membuka langsung kegiatan tersebut. Pembukaan ditandai dengan prosesi pengalungan tanda peserta sebagai simbol dimulainya masa pembinaan mental dan spiritual bagi ratusan pelajar pilihan dari penjuru kabupaten.

Membangun Generasi "Cerdas dan Bertaqwa"
Dalam sambutannya, Bupati Taufik menegaskan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan masa depan. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara ilmu pengetahuan umum dan pemahaman agama yang mendalam.

"Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang dalam membentuk SDM yang unggul. Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya kompetitif secara global, tetapi tetap memegang teguh nilai-nilai keimanan dan akhlakul karimah," tegas Bupati.

Beliau juga berpesan agar para peserta memanfaatkan waktu dua hari ini untuk mengasah kedisiplinan serta memperdalam pemahaman mengenai ajaran Islam guna diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Laporan Pelaksanaan dan Kepedulian Sosial
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, memaparkan bahwa kegiatan intensif ini diikuti oleh kurang lebih 200 peserta (putra dan putri) yang merepresentasikan 119 SMP se-Kabupaten Asahan. Program yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 8 Maret ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang terukur pada perilaku siswa.

Selain agenda edukasi, suasana pembukaan juga diwarnai dengan aksi filantropi. Bupati Asahan menyerahkan bantuan berupa:

Paket Bahan Pokok untuk masyarakat kurang mampu dan kaum lansia.

Mushaf Al-Qur’an kepada para mustahik sebagai upaya membumikan literasi religi di tengah masyarakat.

Langkah ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan penguatan fondasi spiritual warganya. (Prasetyo)

Wilayah