Vokalis Band Lokal di Bengkulu Ditangkap, Diduga Gelapkan Mobil dengan Modus Penipuan
Bengkulu, Siberspace.id --Seorang vokalis band lokal di Kota Bengkulu, berinisial OK (29), warga Kelurahan Lingkar Barat, kini mendekam di penjara setelah ditangkap oleh Tim Resmob Macan Gading Polresta Bengkulu. OK ditangkap atas tuduhan penipuan dan penggelapan mobil dengan modus merental kendaraan yang kemudian digadaikan.
Kasubnit Pidum Sat Reskrim Polresta Bengkulu, Ipda Revi Harisona, menjelaskan bahwa OK memanfaatkan kesempatan untuk menyewa kendaraan milik korban dengan berbagai alasan. Namun, setelah mendapatkan kendaraan tersebut, OK justru tidak mengembalikannya kepada pemiliknya. Kendaraan yang disewa tersebut malah berpindah tangan dan digadaikan kepada pihak ketiga.
"Pelaku ini merental mobil dengan alasan yang beragam. Sayangnya, setelah berhasil menyewa, pelaku tidak mengembalikan kendaraan kepada pemiliknya, malah digadaikan," ujar Ipda Revi Harisona, Minggu (2/3/2025).
Lebih lanjut, Ipda Revi mengungkapkan bahwa uang hasil gadai mobil-mobil yang digelapkan oleh OK digunakan untuk menutupi utang gadai sebelumnya dan untuk keperluan pribadi pelaku, termasuk untuk bermain judi online.
"Pelaku sudah kami amankan dan berdasarkan pemeriksaan sementara, ada tujuh orang korban yang dirugikan. Uang hasil gadai digunakan untuk menutupi utang dan bermain judi online," jelasnya.
OK yang dikenal sebagai vokalis band lokal ini tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, menurut informasi yang dihimpun pihak kepolisian. Polisi juga telah mengamankan sejumlah kendaraan yang menjadi barang bukti dalam kasus penipuan dan penggelapan ini.
Kasus ini menarik perhatian masyarakat dan menjadi peringatan bagi mereka yang bertransaksi dengan pihak yang tidak dikenal. Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan perjanjian, terutama yang melibatkan barang berharga seperti kendaraan.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku untuk menggali lebih banyak informasi. Masyarakat berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran agar lebih teliti dan waspada dalam melakukan transaksi. Pelaku yang sebelumnya dikenal sebagai musisi lokal kini harus menghadapi konsekuensi hukum atas tindakannya.
Reporter : Edoin
Editor : Melinda
- 250068 views