Skip to main content

1 Keluarga Meninggal Diduga DBD, Dinkes Bengkulu Turunkan Tim Penyelidik!

 

Mukomuko, Siberspace.id -- Satu keluarga di Desa Lubuk Sanai Kecamatan XIV Koto   Kabupaten Mukomuko meninggal dunia diduga karena Demam Berdarah Dengue (DBD)

 

Mengetahui hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu telah menurunkan  tim ke Mukomuko guna melakukan penyelidikan epidemiologi, untuk memastikan penyebab pasti dari meninggal 4 orang tersebut


"Kita sudah minta laporan tertulis dari Mukomuko, baru kita dapatkan laporan sementara. Diduga itu DBD, karena kalau kronologis nya itu dia baru melakukan pemeriksaan menggunakan RDT (rapid diagnostic tes ,red). Kemudian masuk rumah sakit, dirawat lalu pulang. Nah ini kita harus minta data lengkapnya lagi," kata Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni

 

Diketahui satu keluarga meninggal dunia di duga terserang DBD. Kepala keluarga Pirmansyah (63),lalu istrinya Risaini (56). Dan juga anak mereka Herwilin (34), yang juga sedang hamil 8 bulan meninggal dihari yang sama, Minggu 13 Agustus 2023

 

"Kronologi selama di rumah, saat dirawat serta data pendukung setelah dirawat. Termasuk data diagnosa dokter dan sebagainya, saat ini datanya masih kurang lengkap. Kita juga perintahkan tim dinkes untuk turun ke lapangan. Untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, bekerjasama dengan Dinkes Mukomuko," ungkap Herwan. 

 

Herwilin yang sedang dalam keadaan hamil 8 bulan itu, sempat dirawat di RSUD Mukomuko, namun atas diagnosa dokter diduga DBD, Herwilin dirujuk ke rumah sakit di Padang Provinsi Sumatera Barat. Kemudian, pemeriksaan dilanjutkan ke rumah, dimana ibu Herwilin, yakni Roslaini pun dinyatakan positif DBD, lalu dilarikan ke RSUD Mukomuko.

 

Sementara Pirmansyah masih dirawat di rumah, namun pada Minggu sore sekitar pukul 16:00 WIB. Pirmansyah dipanggil sang Pencipta. Kemudian tak berselang lama, Risaini setelah sebelumnya dibawa pulang ke rumah, dari RSUD Mukomuko. Kabar duka juga datang dari Herwilin meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya di Padang sekitar pukul 20.30 WIB.

 

"Kalau ini DBD  tindakan  di wilayah tersebut dilakukan pencegahan agar tidak sampai meluas. Dengan melakukan pemberantasan nyamuk secara masal, misalnya foging, kemudian dilakukan pemeriksaan pada masyarakat setempat dengan menggunakan RDT, semacam screening di masyarakat, " tukasnya.




Editor : Muldianto

Reporter : Melinda Eka Pertiwi

Wilayah