Skip to main content

DKPP Imbau Peternak di Kota Bengkulu Hentikan Pemasukan Hewan Ternak dari Luar Daerah

Bengkulu, Siberspace.id -- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu mengimbau para peternak dan pengusaha pengepul hewan ternak di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Imbauan ini disampaikan menyusul dugaan adanya beberapa ekor hewan ternak yang terjangkit PMK, yang dapat berdampak serius terhadap populasi ternak di Kota Bengkulu.

 

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bengkulu, drh. Henny Kusuma Dewi, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa sapi yang diduga terinfeksi PMK. 

 

"Kita memang sudah melakukan pemeriksaan sampel hewan yang diduga PMK, hasilnya masih kita tunggu, tetapi secara kasat mata sepertinya mengarah ke PMK," ujarnya. 

 

Sebelumnya, belasan ekor sapi di Kota Bengkulu terdeteksi menunjukkan gejala yang mengarah pada PMK. Dinas terkait mengungkapkan bahwa penyebaran penyakit ini diduga berasal dari pengiriman sapi dari kabupaten tetangga. Untuk memastikan hal tersebut, petugas kesehatan hewan dari DKPP Kota Bengkulu melakukan pemeriksaan di salah satu kandang ternak yang terinfeksi, dan hasilnya mengonfirmasi bahwa kasus PMK telah masuk ke wilayah tersebut.

 

Sebagai langkah antisipasi lebih lanjut, DKPP Kota Bengkulu juga menyarankan agar sementara waktu penghentian pemasukan hewan ternak dari luar kota diterapkan. Sampel dari sapi yang terjangkit PMK sudah dikirim ke Balai Veteriner Lampung untuk analisis lebih lanjut guna memastikan jenis virus yang menginfeksi.

 

PMK adalah penyakit menular yang dapat merusak kesehatan hewan ternak secara cepat, sehingga langkah pencegahan sangat penting. DKPP Kota Bengkulu terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan arahan kepada para peternak untuk mencegah penyebaran lebih lanjut serta menjaga kesehatan ternak di wilayah tersebut.

 

Reporter : Edoin

Editor : Melinda

Wilayah