Skip to main content

Jagung Ayam Cara Petani Tingkatkan Nilai Jual

Rejang Lebong, Siberspace.id -- Petani jagung di Rejang Lebong tidak semuanya melakukan panen untuk dijual sebagai jagung manis menjelang tahun baru. Tak sedikit yang tetap mempertahankan kebun jagung hingga satu bulan lagi.

 

Seperti Suryono, petani jagung di kawasan Padat Karya Rejang Lebong. Ia mengatakan sengaja tidak menjual jagung muda seperti yang digunakan untuk jagung rebus, jagung bakar atau lainnya.

 

Ia menunggu jagung benar-benar tua, untuk dijual kering. Jagung kering Itu kemudian dijual kepada pedagang pakan ternak untuk dijadikan pakan ayam, burung dan bebek.

 

Ia mengatakan jika menjual jagung muda, maka harus segera laku terjual. Padahal disaat yang sama banyak petani yang juga menjual jagung muda, sehingga harganya menjadi turun atau murah.

 

"Kalau dipanen sekarang sudah pas sebenarnya untuk tahun baruan, tapi jualnyakan murah. Kami jual ke gedung itu sekitar Rp2.000 sekilo, murah dan harus cepat laku," kata Yono 

 

Sementara jika dijual dalam bentuk jagung tua sebagai pakan ternak, maka bisa menjual secara perlahan dengan harga yang cukup tinggi. Satu kilogram jagung biasanya dijual Rp6.000 perkilogram.

 

Asalkan telah dijemur dengan kering, maka jagung bisa bertahan lama. Setidaknya bisa bertahan selama enam bulan lebih.

 

Reporter : Edoin

Editor : Melinda

Wilayah