Skip to main content

Petani Sawit Desa Penanding Harap Jembatan Segera Diperbaiki

Bengkulu Tengah, Siberspace.id -- Hingga saat ini jembatan permanen di Desa Penanding Kecamatan Karang Tinggi yang hanyut diterjang banjir bandang tahun 2021 lalu. Saat ini masih belum diperbaiki. Jumat (6/10/2023)

 

Karena hal ini, warga terpaksa harus menyebrang kan hasil panen pertanian seperti kelapa sawit, karet dan kopi dengan menyewa rakit yang terbuat dari bambu. Sehingga membuat biaya panen warga menjadi berlebih dan mengurangi pendapatan para petani. 

 

Hendri, salah satu petani kelapa sawit di Desa Penanding mengaku, dirinya harus membayar lebih untuk sewa rakit dan upah angkut. 

 

"Biaya sewa rakit ini Rp 50 ribu per hari, belum lagi jumlah yang diangkut pun terbatas, sehingga tenaga yang kita keluarkan untuk mengangkut hasil panen menjadi bertambah. Selain sewa rakit kami juga membayar tenaga pengangkut sawit." ucap Hendri



Sejumlah petani kelapa sawit lainnya juga tampak sibuk memindahkan hasil panen dari rakit menuju mobil bak terbuka yang sudah menunggu. 

 

Disisi lain, Kepala Desa Penanding, Tusim menjelaskan, pihaknya telah mengusulkan perbaikan jembatan tersebut ke Pemkab Bengkulu Tengah namun belum ada tanggapan. 

 

"Kami sangat berharap jembatan yang sangat penting ini bisa segera diperbaiki, karena banyak masyarakat kami yang bergantung hidup di seberang sungai sana," Harap Kades

 

Reporter : Ahmad 

Editor : Muldianto 

Wilayah