Skip to main content

Plt. Kadis TPHP Rosmala Dewi Menjadi Narasumber Dalam FGD Bank Indonesia

Bengkulu, Siberspace.id - Plt. Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu Rosmala Dewi, S.P., M.Si., menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Bank Indonesia dalam rangka Sekolah Pimpinan Muda Bank Indonesia Angkatan 9 (SESMUBI 9) tahun 2023 yang bertemakan Membangun Kepemimpinan Transformatif Menuju Bank Sentral Digital Terdepan yang Berkontribusi Nyata Dalam Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Nasional untuk Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan.

 

Kegiatan yang diselenggarakan secara zoom ini dilaksanakan pada Selasa, 23 Mei 2023 yang bertempat di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu jalan A. Yani, Kota Bengkulu.

 

Disampaikan oleh Rosmala Dewi, Ketahanan Pangan menurut UU Pangan No. 7 Tahun 1996 adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan secara cukup, baik dari jumlah maupun mutunya, aman, merata dan terjangkau.

 “Konsep ketahanan pangan tersebut mencakup empat hal yaitu ketersediaan pangan, akses makanan, pemanfaatan tanaman pangan dan stabilitas,” sampai Rosmala Dewi dalam SESMUBI 9 secara zoom, Selasa (23/5).

“Dengan tidak terpenuhinya kebutuhan pangan akan menciptakan ketidakstabilan ekonomi suatu bangsa. Tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi saja, terganggunya ketahanan pangan akan menimbulkan berbagai gejolak sosial dan politik,” Rosmala Dewi melanjutkan.

 

Kemudian dijelaskan Rosmala Dewi, dalam hal ini tugas dan fungsi dari Dinas TPHP yakni meningkatkan ketersediaan pangan melalui peningkatan produksi komiditas pangan strategis.

“Kebutuhan pangan terus meningkat, baik jumlah maupun kualitas seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan taraf kesejahteraan masyarakat,” jelas Rosmala Dewi.

 

Ditambahkan Rosmala Dewi, untuk periode 2021-2026 program strategis Gubernur Bengkulu sektor pertanian yaitu pengadaan Alat dan mesin pertanian (Alsintan) gratis untuk petani, menjaga stabiltas dan meningkatkan harga komoditas perkebunan terutama karet, kopi dan sawit serta menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani.

“Dengan program strategis ini dapat meningkatkan produktivitas petani, stabilitas harga komoditas perkebunan dan ketersediaan pupuk bersubsidi,” demikian Rosmala Dewi.

Editor : Muldianto

Reporter : Edoin Pahlefi

Wilayah